Perbedaan Antara SPT Masa dan SPT Tahunan

provisio-id.com/provisioconsulting/ Perbedaan Antara SPT Masa dan SPT Tahunan , “Nih ya, gue udah bingung dari tadi. SPT Masa, SPT Tahunan, formulir ini itu. Kepala gue panas,” kata Naya sambil menatap layar laptopnya yang penuh tab DJP Online dan artikel pajak.

Rio, anak finance yang udah kerja dua tahun lebih dulu, cuma geleng-geleng sambil nyeruput es kopi. “Sini, sini gue jelasin. Lo jangan panik gitu.”

“Lo ngerti?” tanya Naya curiga.

“Ya iyalah, gue kan yang tiap bulan urus SPT kantor. Jadi gini… SPT itu singkatan dari Surat Pemberitahuan, bukan Surat Pemberitahuan Tahunan, kayak yang banyak orang kira.”

“Oke, noted. Terus bedanya yang ‘Masa’ sama yang ‘Tahunan’ apa?”

“Coba lo bayangin kayak lo nonton series. SPT Masa itu kayak update mingguan—eh bulanan ding—tiap episode. Sementara SPT Tahunan itu kayak rekap akhir season. Satu tahun full.”

“Ohhh… analoginya masuk juga. Terus isi laporan keduanya beda?”

“Beda dong. SPT Masa itu buat laporan pajak yang dipotong atau dipungut sama kita atau orang lain dalam satu bulan. Misalnya, gaji karyawan lo? Nah, itu masuk PPh 21. Ada juga PPh 23, PPN, Pasal 4 ayat 2. Semua itu jenis-jenis SPT Masa.”

“Berarti SPT Masa itu lebih ke operasional bulanan ya?”

“Yoi. Biasanya dilaporin maksimal tanggal 20 bulan berikutnya. Tapi kalau PPN, batasnya akhir bulan berikutnya.”

“Oke. Nah, SPT Tahunan?”

“SPT Tahunan itu rekap setahun. Jadi penghasilan lo selama satu tahun—baik yang kena pajak atau enggak—semuanya dilaporin di situ. Ada juga buat badan usaha. Kalau pribadi kayak kita, tergantung kondisi penghasilan. Ada formulir 1770, 1770 S, sama 1770 SS.”

“Terus bedanya kapan dilapornya?”

“SPT Tahunan Pribadi maksimal 31 Maret, SPT Tahunan Badan maksimal 30 April. Tergantung akhir tahun bukunya. Kalau bukunya tutup akhir Desember, ya pakainya patokan itu.”

“Berarti dua-duanya wajib lapor ya?”

“Wajib, kecuali lo belum punya penghasilan atau usaha. Tapi buat kantor atau usaha, dua-duanya pasti jalan. Tiap bulan lapor SPT Masa, tiap tahun lapor SPT Tahunan.”

Naya manggut-manggut, akhirnya mulai ngerti. “Berarti kalau gue punya usaha kecil-kecilan online shop, terus gajiin dua orang admin, gue harus lapor SPT Masa PPh 21 dan juga SPT Tahunan Badan kalau usaha gue udah berbentuk PT?”

“Exactly. Jangan sampai keliru, nanti bisa kena sanksi.”

“Ngomong-ngomong soal sanksi…”

“Yaaa nanti dulu, itu episode selanjutnya,” Rio ketawa sambil nyenggol pundak Naya.

baca juga

Kesimpulan versi cepat buat kamu yang lagi pusing:

  • SPT Masa = laporan pajak per bulan (PPh 21, 23, 4(2), 26, 22, PPN)
    • Dilaporin setiap bulan
    • Batas waktu: tanggal 20 bulan berikutnya (PPh), akhir bulan berikutnya (PPN)
    • Khusus buat transaksi pajak bulanan yang dipotong/dipungut
  • SPT Tahunan = rekap setahun pajak pribadi atau badan
    • Dilaporin setahun sekali
    • Batas waktu: 31 Maret (pribadi), 30 April (badan)
    • Wajib dilaporin semua penghasilan dan kewajiban pajak selama 1 tahun penuh

Kalau kamu masih bingung atau takut salah lapor, lebih aman kalau konsultasi langsung ke konsultan pajak. Biar laporannya gak cuma aman, tapi juga efisien dan sesuai aturan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top